Sabtu, 09 November 2013

Disaat Mataku dan Matamu Bertemu

Disaat mataku dan matamu bertemu... ah, tapi belum tentu juga kamu liat aku. Ya mungkin aja liat orang yang dibelakang aku atau disamping aku, ya seharusnya aku emang gak boleh kegeeran.

Yap, kaya kejadian pas ifada ramadhan. Waktu itu aku selalu liat dia, aku fikir dia liat aku soalnya waktu itu kita depan-depanan eh gataunya pas aku pulang dan ada sms dari dia, dia malah nanya kalau hari itu aku masuk atau enggak. Rasanya itu kaya... em.

Tapi tetep aja seneng walaupun gak pernah diliat juga. Liat kamu aja udah seneng walaupun 1hari itu cuman liat beberapa detik pas kamu lewat didepan kelas. Ya, namanya juga 'suka diam-diam'. Sok cuek padahal diem-diem merhatiin. Sok gak ngeliat padahal kalau kamu udah jauh pasti dicari-cari. Sok biasa-biasa aja padahal kalau ada kamu rasanya deg-degan gemeteran gak karuan. Ya, karena aku hanya bisa menyukaimu dalam diam.

Udah 6bulan ini, orang yang selalu bikin aku deg-degan itu ya cuman kamu. Mungkin temen-temen aku juga udah bosen dengerin cerita atau apapun yang aku ceritain karena pasti cuman topik yang sepele dan itu pasti tentang kamu. Mungkin ceritanya emang sepele, misalnya aku ketemu kamu dikantin or anything, itu tuh kaya yang seneng banget. I hope u know that.

Khilda□

Kamis, 31 Oktober 2013

Kalau aja rasa rindu itu bisa bakar kalori

Kalau aja rasa rindu itu bisa bakar kalori, mungkin aku udah kurus kering karena sering rinduin kamu diam-diam... ehem.

Yap, entah kenapa malem ini rasanya kaya lagi dipuncak rasa kangen. Kangen yang udah tertimbun lama dan lama-kelamaan jadi meluap-luap tak terkendali.
#apaan #sih #khilda #lebay #banget
*anak hashtag*

Hujan-hujan sambil dengerin lagunya mbuble - home. Aduh makin aja....

Aku kangen kamu lho, pake banget bukan aja. Seandainya kamu juga... eits,ngarep.

Tadi disekolah cukup seneng sih liat lo senyum keliatan gigi gitu, berasa bahagia banget. Tiap hari dong kaya gitu...kan jadi ikutan seneng juga liatnya, hehe.

Sebenernya banyak yang pengen ditulis tapi susah gimana harus ngomongnya. Yang jelas i miss uuuf

Sabtu, 26 Oktober 2013

"Do you miss me like I miss you?"

"Do you miss me, like i miss you?"

Sepertinya tidak.

Aku merindukanmu... sangat-sangat merindukanmu.
Kamu.. iya kamu, siapa lagi. Aku yakin kamu tau tapi kamu pura-pura gak tau aja atau emang gak mau tau.
Aku bodoh ya? Iya emang. Udah tau kamu cuman bohongan, udah tau kamu cuman pura-pura, udah tau semua itu cuman omongan belaka, tapi tetep aja aku suka kamu.

Aku juga gak pernah bisa buat marah sama kamu. Buat apa juga? Emang kamu perduli gitu? Emang aku siapa kamu? Temen aja bukan.

Aku seneng kok pernah kenal sama kamu.

Kamis, 24 Oktober 2013

Maaf....

Aneh. Memang sangat aneh. Aku masih saja memikirkan apa yang seharusnya tidak aku pikirkan. Memikirkan seseorang yang 'mungkin' sudah tidak pernah mengingatku.

Aku masih saja mengingat kata-kata yang pernah dia bilang ke aku. Kata-kata yang begitu manis. Kata-kata yang terlalu sulit untukku menganggap perasaan dia hanya omongan belaka. Kata-kata yang ku anggap nyata.

Mungkin aku yang salah.. aku yang terlalu cepat mengira kalau perasaan itu adalah cinta. Aku yang salah, karena ku fikir kata-kata itu adalah kata-kata yang hanya diucapkan disaat seseorang jatuh cinta.

Ternyata tidak. Tapi, akan sangat aneh kalau aku bilang perasaan itu hanya 'sebatas teman', bukan? Lalu apa?

Maaf karena aku telah salah, salah karena aku kira perasaanmu adalah cinta. Maaf telah membuatmu merasa tidak nyaman dengan semua status lebayku di social media. Bukankah aku pernah bilang 'berlebihan karena pake perasaan, kalau tidak berlebihan ya ga pake perasaan'. Ya, itulah aku. Aku yang terlalu pakai perasaan.

Maaf....

Kamis, 05 September 2013

This is so hurt, u feel me?

"This is so hurt dude.... u feel me?"


Sakit... rasanya sakit sekali. Aku mencoba untuk meyakinkan hatiku kalau aku pasti bisa, bisa melupakan dia.

Yap, hari itu adalah kali pertama aku melihatnya menjeput pacarnya di jam istirahat kedua, tepatnya sehabis shalat dzuhur. Aku gak tau kenapa rasanya sakit......sakit banget. Aku tau hal seperti itu adalah hal yang biasa karena mereka memang memiliki status hubungan, tapi kenapa aku harus seperti itu?

Hari itu aku anggap sebagai 'worst day ever'. Gimana enggak, setelah kejadian tersebut mood ku langsung jelek, belajar pun jadi mau gak mau alias males.

Setelah hari itu, aku berusaha untuk tidak melihatnya.Ya ku fikir ini adalah cara terbaik untuk menghindariku dari 'penyebab mood rusak'.

Kadang rasanya mau marah aja sama diri sendiri. Kenapa sih dulu harus kaya gitu........ kenapa? kalau aja dulu itu........ ya mungkin aku gak akan kenal sama dia dan punya perasaan kaya gini.




 Khilda.



Kamis, 22 Agustus 2013

'Berlebihan karena pakai perasaan, kalau gak pake perasaan ya gak akan berlebihan'

Ya, kata-kata tersebut memang sangat mewakili perasaanku saat ini. Terkadang, aku sampai ketawa geli karena kata-kata galauku itu dan berkata dalam hati kenapa aku menjadi sangat berlebihan. Namun, aku sadar kalau rasa berlebihan itu muncul disaat aku menyayangi seseorang dan bukan lagi rasa suka biasa. Salah.... lagi-lagi salah.


Aku bingung, bingung dengan semua ini.
Aku selalu bertanya-tanya 'Tuhan, kenapa Engkau mempertemukan aku dengan dia? aku tau setiap kejadian pasti ada sebuah alasan, lalu alasannya apa Tuhan?'
Aku bingung dengan semua ini.
Kenapa dan kenapa selalu muncul di otakku.
Aku mencoba untuk menghilangkan rasa ini, namun rasa itu selalu ada disaat aku melihatnya.
Tuhan, kalau boleh aku pinta 1 permintaan, maka aku ingin dapat menghilangkan perasaanku ini.
Perasaan yang tidak seharusnya aku rasakan.
Rasa yang membuatku selalu menunggu, harap-harap cemas disaat menunggu dia untuk memulai percakapan namun tidak kunjung ada.
Rasa yang membuatku cemas disaat dia berkata 'sakit' atau apapun dalam jejaring sosialnya dan yang hanya bisa aku lakukan hanyalah diam, aku benci.
Tuhan, tolong aku...


Senin, 05 Agustus 2013

"take ur camera everywhere you go"

Pink is my obsession!

Black is always my fav color!