Kamis, 31 Oktober 2013

Kalau aja rasa rindu itu bisa bakar kalori

Kalau aja rasa rindu itu bisa bakar kalori, mungkin aku udah kurus kering karena sering rinduin kamu diam-diam... ehem.

Yap, entah kenapa malem ini rasanya kaya lagi dipuncak rasa kangen. Kangen yang udah tertimbun lama dan lama-kelamaan jadi meluap-luap tak terkendali.
#apaan #sih #khilda #lebay #banget
*anak hashtag*

Hujan-hujan sambil dengerin lagunya mbuble - home. Aduh makin aja....

Aku kangen kamu lho, pake banget bukan aja. Seandainya kamu juga... eits,ngarep.

Tadi disekolah cukup seneng sih liat lo senyum keliatan gigi gitu, berasa bahagia banget. Tiap hari dong kaya gitu...kan jadi ikutan seneng juga liatnya, hehe.

Sebenernya banyak yang pengen ditulis tapi susah gimana harus ngomongnya. Yang jelas i miss uuuf

Sabtu, 26 Oktober 2013

"Do you miss me like I miss you?"

"Do you miss me, like i miss you?"

Sepertinya tidak.

Aku merindukanmu... sangat-sangat merindukanmu.
Kamu.. iya kamu, siapa lagi. Aku yakin kamu tau tapi kamu pura-pura gak tau aja atau emang gak mau tau.
Aku bodoh ya? Iya emang. Udah tau kamu cuman bohongan, udah tau kamu cuman pura-pura, udah tau semua itu cuman omongan belaka, tapi tetep aja aku suka kamu.

Aku juga gak pernah bisa buat marah sama kamu. Buat apa juga? Emang kamu perduli gitu? Emang aku siapa kamu? Temen aja bukan.

Aku seneng kok pernah kenal sama kamu.

Kamis, 24 Oktober 2013

Maaf....

Aneh. Memang sangat aneh. Aku masih saja memikirkan apa yang seharusnya tidak aku pikirkan. Memikirkan seseorang yang 'mungkin' sudah tidak pernah mengingatku.

Aku masih saja mengingat kata-kata yang pernah dia bilang ke aku. Kata-kata yang begitu manis. Kata-kata yang terlalu sulit untukku menganggap perasaan dia hanya omongan belaka. Kata-kata yang ku anggap nyata.

Mungkin aku yang salah.. aku yang terlalu cepat mengira kalau perasaan itu adalah cinta. Aku yang salah, karena ku fikir kata-kata itu adalah kata-kata yang hanya diucapkan disaat seseorang jatuh cinta.

Ternyata tidak. Tapi, akan sangat aneh kalau aku bilang perasaan itu hanya 'sebatas teman', bukan? Lalu apa?

Maaf karena aku telah salah, salah karena aku kira perasaanmu adalah cinta. Maaf telah membuatmu merasa tidak nyaman dengan semua status lebayku di social media. Bukankah aku pernah bilang 'berlebihan karena pake perasaan, kalau tidak berlebihan ya ga pake perasaan'. Ya, itulah aku. Aku yang terlalu pakai perasaan.

Maaf....